Menulis kisah nyata ? Sulitkah ?
Apa bedanya kisah nyata dengan cerita fiksi? Mengapa di sesi training kali ini Oom Jay
membahas tentang tips dan trik menulis kisah nyata?
Pada Minggu, 7 Juni 2020, Oom Jay
mengisi sesi 3 dengan tema Menulis Kisah Nyata. . Kisah nyata bisa berasal dari diri sendiri,
dari keluarga, dan dari lembaga atau sekolah tempat kita bekerja. Keempat kisah nyata ini bisa dipadukan
menjadi kisah inspiratif yang menarik.
Oom Jay sendiri sering menulis kisah
nyata untuk Kompasiana. Karya-karya
beliau lahir setelah menulis di Kompasiana dan menjadi best seller.
Pada tahun 2013, Oom Jay menulis
kisah nyata tentang penghapusan bidang studi TIK dan diganti menjadi prakarya. Beliau dan rekan-rekan beliau mengalami
diskriminasi dalam sertifikasi. Tetapi
ada angin segar karena oom Jay mengikuti lomba tingkat nasional. Oom Jay berhasil memenangkan lomba tersebut,
mendapat hadiah laptop dan belajar di luar negeri.
Menurut oom Jay, kisah nyata lebih
mudah untuk ditulis dan merupakan kisah inspiratif yang dialami sendiri oleh si
penulis. Seperti pengalaman oom Jay
ketika menulis kisah nyata, ternyata dibaca oleh 5000 orang. Oom Jay selalu menulis kisah nyata di blog beliau
dan dipublikasikan. Oom Jay memulai dari penentuan judul. Judul yang menarik akan membuat pembaca
tertarik untuk membaca blog beliau.
Yang harus dilakukan ketika menulis
kisah nyata :
1. Penentuan
tema
Oom
Jay memberikan saran untuk memfokuskan penentuan tema. Contoh : oom Jay pernah menentukan tema tentang
percintaan. Beliau pernah menulis
perjalanan cinta beliau dari bertemu dengan istri sampai menikah. Beliau juga
pernah menulis kisah nyata ketika beliau mendaftarkan diri sebagai mahasiswa S 3
di UNJ, namun belum memiliki uang untuk membayar pendaftaran dan SPP. Ternyata beliau mendapat donasi dari Kepala
Sekolah dan rekan kerjanya. Untuk biaya
pendidikan beliau di tahun berikutnya, beliau berusaha mendapatkan beasiswa
dari UNJ dan mencari sponsor.
2. Membuat
kerangka
Buatlah
kerangka yang baik.
3. Buatlah
paragraf penentu
Isi tulisan ditentukan oleh paragraf penentu. Contoh kisah nyata oom Jay ketika diundang
menjadi pembicara di Batam dan akhirnya beliau menyebrang ke Singapura untuk
bisa berbulan madu kedua dengan sang istri.
Paragraf
penentu menentukan apakah pembaca akan meneruskan membaca cerita atau
tidak. Paragraf awal jangan terlalu
panjang sehingga pembaca seperti ngos-ngosan membacanya.
Banyak
juga penulis yang tidak memperhatikan kalimat dan tanda baca. Harus diperhatikan tanda baca ini agar tidak
terlalu panjang.
4. Isi
Isi
diberi pemanis, tetapi jangan terlalu panjang.
Bisa disisipi puisi jika memungkinkan.
Jika muncul ide dari si penulis, tulis saja dulu. Untuk kelanjutannya, bisa ditulis
perlahan-lahan. Biasanya oom Jay menulis
ide tulisan di WA, kemudian disadur ke tulisan di blog.
5. Jangan
ragu untuk menghapus paragraf yang kurang bermakna
Lebih
baik membuat paragraf yang sedikit tetapi bermakna, daripada panjang tapi tidak
ada artinya. Paragraf yang bagus didapat
jika penulis rajin membaca.
6. Membuat
judul
Membuat
judul sangat penting karena menentukan apakah pembaca mau membaca tulisan kita
atau tidak.
7. Ide
didapat dari berbagai cara
Banyak
berkunjung ke blog orang lain sehingga bisa memunculkan ide.
8. Membiasakan
untuk membaca kembali tulisan kita
Kisah
nyata itu bisa menjadi ladang dakwah buat penulis karena kisah nyata biasanya
bersifat inspiratif dan dapat mengambil hikmah dari apa yang kita tulis. Tentunya kisah nyata yang kita tulis harus
bisa membuat orang lain mengambil ibroh dan membuat si penulis dan orang lain
menjadi lebih baik.
Sesi
ketiga ini sangat menyenangkan bagi saya dan sangat inspiratif sekali. Meskipun saya lebih suka menulis fiksi, namun
cerita fiksi saya pun sebagian besar berdasarkan apa yang saya alami dan saya
amati.


Mari menulis kiSah nyata dengan hati
ReplyDelete