FOTO LIBURAN : INTEGRASI LMS DAN INSTAGRAM



            Selain bekerja di KLIS Primary, saya adalah seorang pengajar bahasa Inggris 1 dan 2 di Universitas Mercu Buana cabang Jatisampurna, Bekasi.  Mengajar mahasiswa bukanlah suatu hal yang mudah seperti yang orang lain bayangkan.  Apalagi dengan diberlakukannya sistem pembelajaran jarak jauh.  Tidak ada kegiatan tatap muka selama semester genap ini.
            Sebagai pengganti pembelajaran tatap muka di kampus, Universitas Mercu Buana membuat learning management system yang diberi nama POST (Perkuliahan Online Sementara/Temporer).  Semua dosen dan mahasiswa harus dapat mengakses LMS ini.  Tugas dosen setiap pekannya adalah mengupload materi untuk tugas di kolom assignment, materi pembelajaran di kolom module, materi kuis online di kolom kuis dan membuka diskusi di kolom forum.  Kemudian setiap pekan, semua tugas tersebut diperiksa oleh dosen dan diberi nilai.  Nilai mahasiswa akan diinput ke Sistem Informasi Administrasi (SIA) per pekan. 
            Bagaimana mahasiswa dapat mengupload semua materi tersebut?  Ada feature submit untuk mengupload semua tugas yang diminta oleh dosen dan ada kolom tersendiri untuk menjawab diskusi di forum terbuka.
            Tantangan bagi para dosen, terutama dosen bahasa seperti saya, untuk dapat membuat mahasiswa termotivasi mengerjakan tugas pada masa pandemi COVID-19 ini.  Banyak mahasiswa yang merasa jenuh dan ada juga yang mengabaikan tugas yang diupload dosen di POST.  Berbagai macam alasan mereka katakan.  Namun saya mengakui, ada kejenuhan tersendiri ketika seseorang harus berhadapan dengan perangkat teknologi dan mengerjakan semua tugas tepat waktu di tengah kesibukan kerja mahasiswa.  Dosen harus mencari cara sekreatif mungkin untuk membuat mahasiswa mengerjakan tugas yang menyenangkan.
            Saya menemukan ide baru untuk memberikan penyegaran dalam memberikan tugas kepada mereka.  Materi yang harus saya ajarkan kali ini adalah tentang penggunaan Simple Past Tense.  Tugas yang harus mereka kerjakan adalah membuat tulisan tentang liburan mereka sebelum masa pandemi COVID-19.  Namun saya tidak meminta mereka untuk membuat tulisan dan diupload di kolom assignment seperti biasa.  Mereka harus memilih foto liburan mereka di tahun-tahun lalu.  Lalu mengedit foto tersebut dengan PicsArt atau Adobe Lightroom atau dengan Canva.  Kemudian foto tersebut mereka beri caption singkat menggunakan Simple Past Tense dan bercerita sedikit tentang liburan mereka.  Caption tersebut tidak harus kaku seperti karangan pada umumnya. 
            Setelah selesai mengedit foto dan membuat caption, mahasiswa harus mengupload foto mereka di akun instagram mereka dan mentag saya.  Kemudian hasil upload mereka dicapture dan disubmit di kolom tugas mereka di POST.
            Saya memilih instagram karena sebagian besar mahasiswa memiliki akun Instagram sebagai salah satu social media mereka.  Anak muda seperti mereka sangat senang memposting foto mereka, apalagi foto liburan mereka.  Dan Instagram adalah social media yang tepat bagi mereka untuk mengekspresikan kehidupan mereka.  Mereka sangat senang jika foto kegiatan mereka diperhatikan dan disukai orang banyak.  Hal ini menurut saya akan memotivasi mereka untuk mengerjakan tugas yang saya berikan.
            Metode yang saya gunakan adalah metode yang mengintegrasikan learning management system dengan Instagram sebagai open access.  Sebagai pengajar yang dituntut untuk selalu kreatif dan inovatif di masa pembelajaran jarak jauh, metode ini adalah salah satu cara yang saya lakukan agar mahasiswa tidak merasa jenuh dan termotivasi untuk mengerjakan tugas dengan baik. 
                  Hasil kerja mereka  memuaskan. Dengan bersemangat, mereka mengupload hasil foto editan mereka dengan menggunakan filter atau preset dari Adobe Lightroom, PicsArt atau Canva.  Caption mereka, meskipun ada beberapa kesalahan gramatikal, namun menarik dan enak dibaca.  
Semoga cara yang saya lakukan ini dapat menginspirasi teman-teman pengajar lainnya untuk memberikan tugas kreatif di masa pandemi. 



        
           




Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "FOTO LIBURAN : INTEGRASI LMS DAN INSTAGRAM "