Di masa PSBB ini, kegiatan
ngabuburit keluarga untuk hunting ta’jil di luar rumah ataupun berbuka puasa
bersama di luar rumah seperti di tahun-tahun sebelumnya, sepertinya harus
ditiadakan dahulu karena pemerintah menghimbau masyarakat untuk tinggal di
rumah dan tidak makan di restoran. Meskipun agak berbeda, tetapi menurut saya,
hal ini tidaklah membuat kebersamaan keluarga menjadi surut. Ada beberapa ide untuk tinggal di rumah dan
menikmati waktu ngabuburit bersama keluarga, yaitu mengajak anak untuk
menyiapkan makanan berbuka puasa atau biasa yang disebut ta’jil.
Banyak ibu yang merasa kerepotan
jika harus menyiapkan ta’jil dibantu oleh si kecil. Alih-alih, membantu, kemungkinan besar si
kecil akan membuat dapur berantakan atau membuat Bunda kurang fokus dalam
memasak. Tapi hal ini dapat kita atasi dengan beberapa cara sebagai berikut:
1. 1. Sediakan
waktu lebih banyak
Bunda
perlu meluangkan waktu lebih lama jika ingin mengajak si kecil memasak ta’jil. Jika biasanya Bunda membutuhkan waktu 1-2 jam
untuk mengolah bahan dan memasak, mungkin dengan adanya si kecil, Bunda
membutuhkan waktu 3 jam. Memang agak
lama, tapi jika ingin mendidik si kecil bisa memasak dan mandiri, Bunda harus
lebih sabar dan bisa meluangkan waktu untuknya.
2. 2. Minimalisir
kekacauan di dapur
Karena
hal ini adalah pengalaman baru bagi anak Anda, sediakan koran dan gunakan wadah
plastik. Jangan lupa jauhkan benda-benda
tajam dari jangkauan si kecil
3. 3. Pilih
menu masakan yang mudah dibuat
Pilihlah
masakan yang mudah dibuat karena hal ini adalah pengalaman baru bagi si kecil
Biarkan si kecil terbiasa dengan kegiatan memasak. Jika ia sudah terbiasa dan sudah trampil,
Bunda bisa beralih ke menu yang lebih sulit.
4. 4. Berikan
tugas yang mudah dan tidak berbahaya bagi anak Anda
Berikan
tugas yang mudah dan tidak berbahaya di kala memasak, seperti mengambil bumbu dapur, mencuci daging dan sayuran. Jika si kecil belum cukup umur, jauhkan tugas
memotong dan menggoreng.
5. 5. Minta
anak mencicipi masakan
Minta
anak Anda mencicipi masakan yang sudah jadi.
Hal ini akan membuat dirinya merasa dihargai dan merasa bahwa masakan
itu adalah sepenuhnya buatan dia sehingga ia akan termotivasi untuk memasak di
kemudian hari.


0 Response to "MENGAJAK SI KECIL MENYIAPKAN TA’JIL"
Post a Comment